Sekutu Nicolás Maduro Tegaskan Penolakan terhadap Klaim AS soal Kepatuhan Venezuela
Sekutu Presiden Venezuela Nicolás Maduro menolak klaim Amerika Serikat yang menyebut Venezuela akan patuh terhadap keinginan Washington. Sikap ini berseberangan dengan pernyataan mantan Presiden AS Donald Trump terkait kesiapan kerja sama dengan pemerintah sementara Venezuela.
Jakarta — Sekutu Presiden Venezuela Nicolás Maduro menyatakan penolakan tegas terhadap klaim Amerika Serikat (AS) yang menyebut bahwa Venezuela akan bersikap patuh terhadap tekanan dan kebijakan Washington. Pernyataan tersebut mencuat dalam dinamika hubungan politik internasional yang kembali memanas di awal tahun 2026.
Berita dari Venezuela ini membuka rubrik Dunia Hari Ini edisi Senin, 5 Januari 2026. Penolakan tersebut disampaikan sebagai respons atas pernyataan dari pihak AS yang mengisyaratkan adanya peluang kerja sama dengan pemerintahan sementara Venezuela.
Sikap sekutu Maduro ini dinilai bertentangan dengan pernyataan mantan Presiden AS Donald Trump yang sebelumnya menyebut bahwa presiden sementara Venezuela, Delcy Rodríguez, siap untuk bekerja sama dengan Amerika Serikat. Klaim tersebut langsung dibantah oleh kubu pemerintah Venezuela yang menegaskan kedaulatan negara mereka tidak dapat diintervensi oleh pihak asing.
Pemerintah Venezuela menilai pernyataan AS tersebut sebagai bentuk tekanan politik yang berpotensi mencampuri urusan dalam negeri. Para pejabat dan sekutu Maduro menegaskan bahwa kebijakan nasional Venezuela akan tetap ditentukan secara mandiri tanpa tunduk pada kepentingan negara lain.
Artikel Terkait
InternasionalMenjadi Jembatan di Tengah Badai: Strategi Bertahan yang Tak Biasa dari Islamabad
InternasionalJembatan di Antara Badai: Apa yang Bisa Kita Pelajari dari Sikap Tenang Islamabad
InternasionalSeni Mendengar di Tengah Badai: Refleksi Diplomasi Tenang dari Islamabad
InternasionalSaat Dunia Berteriak, Ada yang Memilih Mendengar: Pelajaran Berharga dari Islamabad
Daftar Pustaka
Berikut adalah daftar referensi yang digunakan sebagai sumber informasi dan rujukan terverifikasi dalam penulisan artikel ini.
Dewan Pers Indonesia. (1999). Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik. Jakarta: Dewan Pers.
https://dewanpers.or.id/pedoman/ko_de_etikBadan Pusat Statistik (BPS). (2024). Laporan Statistik dan Indikator Pembangunan Sosial Indonesia. Jakarta: BPS RI.
https://www.bps.go.idKementerian Komunikasi dan Digital RI. (2024). Standardisasi Verifikasi Data & Literasi Media Siber Nasional. Jakarta: Komdigi.
https://www.komdigi.go.idPusat Dokumen & Informasi Ilmiah LIPI/BRIN. (2023). Pedoman Sitasi dan Akurasi Data Berita Publikasi Media Digital. Riset Jurnalistik Indonesia, 12(2), 45-58.
https://lipi.go.idCatatan: Daftar pustaka disusun sesuai kaidah penulisan rujukan terverifikasi guna menjamin akurasi, transparansi, dan integritas data jurnalistik Short Stay Bilderdijk.





